CYNTHIA OCTAVIANTI

Friday, May 24, 2013

MAY DAY / HARI BURUH

Hari Buruh pada umumnya dirayakan pada tanggal 1 Mei, dan dikenal dengan sebutan May Day. Hari buruh ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

Sejarah Hari Buruh
May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.
Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 , menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.


Hari Buruh di Indonesia
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.
Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.
Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.
Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis. 




Hari Buruh 2013
Pemerintah akan menjadikan Hari Buruh Internasional yang diperingati setiap 1 Mei sebagai hari libur nasional. Menurut rencana, hal itu akan dimulai pada 2014.
Rencana tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika bertemu para pimpinan konfederasi dan serikat pekerja di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/4/2013). Presiden didampingi Wakil Presiden Boediono dan para menteri.
Organisasi pekerja yang hadir, di antaranya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Aliansi Serikat Buruh Indonesia, Serikat Pekerja BUMN, dan Konfederasi Majelis Pekerja Buruh Indonesia.
"Beliau akan berikan kado istimewa yang sudah kami tunggu-tunggu lama sekali, akan jadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional pada tahun-tahun berikutnya," kata Presiden KSPI Said Iqbal.
Said mengatakan, Presiden menyebut akan mengumumkan "kado" tersebut dalam pertemuan dengan pimpinan dan buruh PT Maspion serta PT Unilever di Jawa Timur, Rabu (1/5/2013).
Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha ketika dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Ia meminta para buruh menunggu pernyataan Presiden. "Biar surprise saat May Day," katanya.
Said menambahkan, jika memang May Bay benar dijadikan hari libur nasional, pihaknya tetap akan menggelar unjuk rasa besar-besaran pada 1 Mei untuk menuntut hak buruh seperti yang dilakukan selama ini. Pada 1 Mei, ia menyebut akan ada 600.000 buruh yang berunjuk rasa di seluruh Indonesia.
"Ada 150.000 buruh asal Jabodetabek yang demo di Jakarta. Mereka akan demo di depan Istana. Sebagian ke DPR dan kementerian terkait," kata Said sambil memastikan unjuk rasa akan berjalan tertib.


Editor : Cynthia Octavianti (11110640)
Konsep : Andre Saputra Mangindaan (10110729)


SUMBER:
http://nasional.kompas.com/read/2013/04/29/18432615/
http://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Buruh


Tuesday, April 16, 2013

Berkembang Pesatnya Gadget-Gadget

          Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Dalam bahasa Indonesia, gadget disebut sebagai “acang”. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, dari hari ke hari gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis.
          Keuntungan-keuntungan kita mempunyai gadget yang praktis tentunya teramat sangat menolong kita disaat kita ingin melakukan komunikasi, atau mungkin mencari-cari informasi melalui internet. Dengan berkembangnya Gadget-gadget yang praktis, tidak sedikit pula di zaman sekarang ini yang mempunyai Gadget-gadget seperti smartphone, tablet, android, iphone, dll. dapat kita lihat pada zaman sekarang, banyak yang menyalahgunakan pula gadget-gadget tersebut. Gadget-gadget tersebut pun tidak hanya dapat memberikan keuntungan bagi kita semua, namun apabila kita tidak menggunakannya dengan baik akan memberikan dampak negatif untuk para penggunanya, misalnya: untuk mereka yang terbiasa chatting dengan menggunakan smartphone akan selalu terbiasa dengan gadgetnya bahkan bisa mengganggu saat belajar, dalam perjalanan, dll. 

Berikut ini saya telah mewawancarai tentang arti peran Gadget (Cindy Febrina (19th)) :
1. Saya : Hai Cindy, bagaimana Ujian Nasionalnya?
    Cindy : Sejauh ini masih berjalan dengan lancar, doakan saja Lulus Amin..
2. Saya : Iya Amin pasti di doakan, oiya boleh tanya-tanya soal gadget yang kamu punya saat ini?
    Cindy : Oh boleh.. silahkan saja..
3. Saya : Kalau boleh tau gadget yang saat ini kamu punya apa aja cin?
    Cindy : Saya punya handphone blackberry dan tablet juga ada.
4. Saya : Menurut kamu seberapa penting sih barang-barang itu?
    Cindy : Menurut saya itu sangat penting dan sangat membantu saya :)
5. Saya : Terus apa kamu tidak autis dengan barang-barang itu? kan jaman sekarang bahasa gaulnya autis 
               kalau terlalu terpaku sekali dengan gadget-gadget yang kita punya hehe..
    Cindy : Waduuuh, kalau dibilang autis.. yaaa autis sih, mungkin banget hahaha.
6. Saya : Menurut kamu nih cin, saat bepergian jauh lebih baik ketinggalan dompet atau barang-barang itu 
               sih? 
    Cindy : Saya lebih pilih ketinggalan dompet hehehe :D
7. Saya : Hahaha, kenapa begitu memangnya cin?
    Cindy : Setidaknya saat ketinggalan dompet, handphone bisa kita gunakan untuk menelephone orang 
                 terdekat untuk mengirimkan dompetnya hehehe.
8. Saya : Menurut kamu dampak positif dari gadget-gadget yang ada sekarang itu seperti apa?
    Cindy : Yang pasti mempermudah komunikasi, membrowsing disaat yang kita butuhkan, dll.
9. Saya : Kalau menurut kamu dampak negatif dari gadget apa?
    Cindy : Menurut saya dampak negatifnya yaaa bagi orang-orang yang terlalu terpaku atau autis terhadap 
                 barang-barang ini yang pastinya akan selalu memainkan barang tersebut bahkan sampai tidak 
                 memperdulikan hal-hal yang jauh lebih penting lagi, seperti belajar, membantu orang tua, 
                 otomatis kalau sudah asik tidak akan memperdulikan yang lainnya. yang pasti tergantung dari 
                 orangnya itu sendiri mempergunakannya.
10. Saya : Lalu menurut kamu, kamu itu tercandu lebih ke dampak positifnya atau negatifnya cin?
      Cindy : mmm, mungkin dua-duanya hehe, positifnya sangat membantu saya, negatifnya yaaa 
                    terkadang saya mengabaikan yang lain pada saat asik memainkan gadget-gadget saya hehehe.
11. Saya : Kalau menurut kamu bagaimana cara yang baik untuk tidak terlalu autis dengan barang-barang 
                 itu?
      Cindy : Yang pasti lawan pikiran saat pikiran kita ingin bermain atau lakukan hal yang membuat kita 
                   sibuk dan tidak terpaku terhadap gadget :D 
12. Saya : Apa kamu bisa lakukan apa yang barusan kamu sebutkan? :D
       Cindy : Jujur mungkin susah hehe tapi masa mau begini terus mau tua autis emangnya hahaha
13. Saya : Lalu saat Ujian Nasional nih, apa kamu masih menggunakan gadget-gadget tersebut dengan 
                  terus-menerus?
       Cindy : yaaa engga dong, harus dikurangin untuk saat-saat seperti ini daripada menyesal akhirnya kan 
                     hehe
14. Saya : Oke deh kalau begitu cin, sukses untuk Ujian Nasionalnya ya, semoga Lulus Amin :)
      Cindy : Aminnnnn :)
15. Saya : Terima kasih yaaa sudah mau diwawancarai :D
       Cindy : Oke, sama sama ya :D
 
     

Karangan (Tugas 2)

1. Pengertian karangan:
    Karangan merupakan suatu karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan gagasan dan menyampaikanya melalui bahasa tulis kepada pembaca untuk dapat dipahami.

2. A. Jenis-jenis karangan dikelompokkan menjadi lima jenis, yaitu:
  • Narasi adalah suatu bentuk karangan yang berusaha menggambarkan dengan sejelas-jelasnya kepada pembaca tentang peristiwa pada suatu waktu. Ciri-ciri dari narasi adalah:   
      1. Menggunakan urutan waktu dan tempat yang berhubungan secara kausalitas
      2. Terdapat unsur tokoh yang digambarkan mempunyai perwatakan yang jelas
      3. Terdapat alur cerita, setting dan konflik

  • Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan wujud fisik suatu objek (Akhadiah, 1986). Bentuk fisik objek tersebut sesuai dengan pengamatan penulis. Ciri-ciri dari deskripsi adalah:
      1. Berhubungandengan panca indra
      2. Penggunaan objek didapat dengan pengamatan bentuk, warna serta keadaan objek secara langsung
      3. Unsur perasaan lebih tajam daripada pikiran

  • Eksposisi adalah karangan yang dimaksudkan untuk memaparkan menerangkan dan menyampaikan suatu hal untuk menambah pengetahuan dan pandangan pembaca (Suparno, 2007). Ciri-ciri dari eksposisi adalah:
      1. Memberikan informasi kepada pembaca
      2. Adanya fakta dan informasi
      3. Berfungsi untuk memperjelas apa yang akan disampaikan
  • Argumentasi adalah karangan yang membuktikan kebenaran suatu hal. Argumentasi berusaha meyakinkan pembaca tentang suatu kebenaran dengan memperkuat ide, dan pendapat penulis. Karangan ini bertujuan untuk mengubah dan mempengaruhi sikap dan pandangan pembaca. Menurut Anggarini (2006:102), dalam karangan argumentasi, ide dan pendapat penulis disertai bukti-bukti yang konkret. Ciri-ciri dari argumentasi adalah:
      1. Terdapat pernyataan, idea tau gagasan yang dikemukakan
      2. Pembenaran berdasarkan fakta dan data yang disampaikan
  • Persuasi adalah karangan yang meyakinkan pembaca agar melakukan perintah, nasihat, atau ajakan penulis. Ciri-ciri dari karangan persuasi adalah:
      1. Terdapat himbauan atau ajakan
      2. Berusaha mempengaruhi pembaca

B. Sifat-sifat dari karangan:
  • Karangan narasi bersifat non ilmiah, artinya tidak formal, dan bahasanya indah untuk menarik perhatian pembaca. Karangan ini bertujuan agar pembaca mengetahui secara runtun suatu peristiwa atau kejadian.
  • Karangan argumentasi bersifat nonfiksi, logis, bahasanya baku, tidak ambigu, kalimatnya berbentuk kalimat tunggal. Ia bertujuan untuk pembuktian suatu kebenaran sehingga meyakinkan pembaca mengenai kebenaran itu, tapi bukan berarti mengajak orang lain untuk mengikuti opininya.
  • Karangan eksposisi bersifat nonfiksi, logis, bahasanya baku, tidak ambigu dan objektif.
  • Karangan persuasi bersifat nonfiksi, tidak ambigu, pendekatan psikologis.
  • Karangan deskripsi bersifat non ilmiah, bahasanya indah, ambigu dan subjektif subjektif. 

C. Bentuk dari karangan terdiri atas:

  • Cerita atau NARASI adalah karangan yang berisi tentang rangkaian peristiwa yang susul-menyusul sehingga membentuk alur cerita.
  • Lukisan atau DESKRIPSI adalah karangan yang berisi gambaran mengenai suatu hal atau keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, merasa atau mendengarkan hal tersebut.
  • Paparan atau EKSPOSISI adalah karangan yang berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topic dengan tujuan memberi informasi atau pengetahuan tambahan.
  • Bincangan atau ARGUMENTASI adalah karangan yang bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat atau kesimpulan dengan data/fakta/konsep sebagai dasar/alasan/bukti.

3. Ciri-ciri dari karangan ilmiah:
    Karangan ilmiah merupakan Karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum yang ditulis menurut metodologi dan penulisan yang benar. Ciri-ciri karangan ilmiah adalah:

  • Sistematis. 
  • Objektif.
  • Cermat, tepat, dan benar.
  • Tidak persuasive.
  • Tidak argumentative.
  • Tidak emotif.
  • Tidak mengejar keuntungan sendiri.
  • Tidak melebih-lebihkan sesuatu.

4. Ciri-ciri dari karangan ilmiah popular:
    Karangan ilmiah popular adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang benar. Karangan jenis semi ilmiah biasa dinamai ilmiah popular. Ciri-ciri karangan ilmiah popular :

  • Ditulis berdasarkan fakta pribadi. 
  • Fakta yang disimpulkan subyektif.
  • Gaya bahasa formal dan popular.
  • Mementingkan diri penulis.
  •  Melebihkan-lebihkan sesuatu. 
  • Usulan-usulan bersifat argumentative dan bersifat persuasif.

SUMBER: 
http://www.sarjanaku.com/2012/09/pengertian-karangan-serta-tujuan-dan.html
http://indonesialanguage.blogspot.com/2008/03/materi-bahasa-indonesia_6471.html
http://alfa-wardianto.blogspot.com/2012/10/karangan-ilmiah-pengertian-ciri-ciri.html

http://nasi99.wordpress.com/2011/04/15/macam-macam-karangan-dan-pengertiannya 

Saturday, March 30, 2013

PENALARAN

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi–proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence).

Penalaran dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
  • INDUKTIF
          Penalaran induktif adalah penalaran yang memberlakukan atribut-atribut khusus untuk hal-hal yang bersifat umum (Smart,1972:64). Penalaran ini lebih banyak berpijak pada observasi inderawi atau empiri. Dengan kata lain penalaran induktif adalah proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum.(Suriasumantri, 1985:46).  

Ciri-ciri Paragraf Induktif adalah sebagai berikut: 
          - Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus 
          - Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus 
          - Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
          - Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas  
          - Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraf 
          - Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama 
          - Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus 
          - Kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasa utama 

Contoh: - Harimau berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
              - Ikan Paus berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan
                 kesimpulan : Semua hewan yang berdaun telinga berkembang biak dengan melahirkan

  • DEDUKTIF 
          Penalaran Deduktif adalah proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif tersebut dapat dimulai dari suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit. 

Macam-macam penalaran deduktif diantaranya : 
a.      Silogisme
         Silogisme adalah suatu proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua  
         proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa silogisme adalah
         rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan. 
b.      Entimen
         Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya
         dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.

Contoh : Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan   (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status social.


KESIMPULAN:
          Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Penalaran dibagi menjadi dua, yaitu Penalaran Induktif dan Penalaran Deduktif. Penalaran Induktif merupakan proses penarikan kesimpulan dari kasus-kasus yang bersifat individual nyata menjadi kesimpulan yang bersifat umum, sementara Penalaran Deduktif merupakan proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum.
 

Wednesday, January 9, 2013

Rasa Bersyukur

Bersyukur? adalah hal yang harus selalu kita lakukan dalam menghadapi apapun, dengan bersyukur kita dapat mempelajari dan memaknai setiap hal yang sulit maupun tidak sulit yang sedang kita hadapi, bersyukur pun tidak harus selalu dalam hal yang sedang senang saja, namun saat sedih, kehilangan kita juga harus selalu bersyukur, karena dengan adanya masalah tersebut, kita dapat mengerti arti dari rasa beruntung, dan dalam hal senang bersyukurlah karena kita masih dapat merasakan hal indah tersebut.

Begitupula juga saat kita sedang merasa jatuh, jangan pernah lupa dua kunci yang harus selalu kita lakukan, yaitu dengan selalu bersabar dan bersyukur, dengan dua kunci itu Tuhan pasti akan menjanjikan kenikmatan setelah apa yang telah kita alami.

Jangan pernah merasa bahwa yang kamu alami merupakan hal terberat atau mungkin merasa bahwa kamu tidak seberuntung oranglain, perbanyaklah bersyukur berdoa dan bersabar, maka Tuhan akan mempermudah segalanya. kehidupan seperti roda yang selalu berputar, terkarang berada di atas, namun tidak selalu diatas, begitu pula yang di bawah tidak akan selalu berada dibawah. itulah guna dari rasa bersyukur, untuk mensyukuri apa yang telah kita hadapi dan apa yang telah kita dapat.

Susah Tidur atau Insomnia

          Susah tidur atau insomnia banyak dialami oleh anak-anak remaja atau dewasa, hal tersebut dikarenakan pola tidur yang berantakan. mereka yang tidak bisa tidur bisa menghabiskan waktu berjam-jam tanpa tidur, hal tersebut jelas menyiksa dan menggantu kinerja tubuh sang penderita, hal tersebut pun dapat menyebabkan sang penderita terlihat pucat, lemas dan kurang bersemangat.
          Penyebab dari susah tidur atau insomnia tersebut biasanya dikarenakan depresi, stres, tubuh yang kurang sehat, jam kerja yang ketat dan menunda rasa kantuk.
          Cara mengatasi susah tidur atau insomnia adalah sebagai berikut ini: Melakukan olahraga teratur, Menghindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur, Tidur dalam lingkungan yang nyaman, Mengurangi konsumsi minuman yang bersifat  stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh, kopi, alkohol dan rokok, berhenti menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur, Menjernihkan pikiran atau mengkosongkan pikiran menjelang tidur, Tidur dan bangun dalam periode waktu yang teratur setiap hari.
          

Percaya Diri

Percaya Diri, yang biasa anak muda jaman sekarang sebut dengan sebutan "PD", banyak orang yang jarang mempunyai kepercayaan untuk dirinya sendiri, seperti saya terkadang percaya diri saya hilang saat saya merasa ada yang kurang dari diri saya, begitu juga mungkin dengan orang lain, ada yang merasa kehilangan percaya dirinya dan ada juga yang merasa terlalu percaya diri dalam menjalankan apapun. setelah itu saya mencoba mencari pengertian dari percaya diri, percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis diri seseorang yang memberi keyakinan kuat pada dirinya untuk berbuat atau melakukan sesuatu tindakan. Orang yang tidak percaya diri memiliki konsep diri negatif, kurang percaya pada kemampuannya, karena itu sering menutup diri. 

Akibat Kurang Percaya Diri
Ketika ini dikaitkan dengan praktek hidup sehari-hari, orang yang memiliki kepercayaan diri rendah atau telah kehilangan kepercayaan, cenderung merasa / bersikap sebagai berikut :
a. Tidak memiliki sesuatu (keinginan, tujuan, target) yang diperjuangkan secara sungguh sungguh.
b. Tidak memiliki keputusan melangkah yang decissive (ngambang)
c. Mudah frustasi atau give-up ketika menghadapi masalah atau kesulitan
d. Kurang termotivasi untuk maju, malas-malasan atau setengah-setengah
e. Sering gagal dalam menyempurnakan tugas-tugas atau tanggung jawab (tidak optimal)
f.  Canggung dalam menghadapi orang
g. Tidak bisa mendemonstrasikan kemampuan berbicara dan kemampuan mendengarkan yang meyakinkan
h. Sering memiliki harapan yang tidak realistis
i. Terlalu perfeksionis
j. Terlalu sensitif (perasa)

disini saya ingin menambahkan cara meningkatkan rasa percaya diri kita menurut saya, mungkin yang pertama dengan Percaya kepada Tuhan YME, dengan begitu kita akan merasa bahwa Tuhan telah menciptakan manusia sama dengan manusia lainnya. kedua mungkin dengan cara Tersenyum, dengan mengawali hari dengan senyuman maka kita akan merasa percaya diri, lalu mungkin dengan cara Tampillan serapih mungkin, dengan tampilan yang rapih dan membuat kita nyaman maka hal tersebut akan meninggkatkan rasa percaya diri kita. mungkin hal-hal tersebut dapat menambah rasa percaya diri :)